ACEH SINGKIL – Sebanyak 420 anak yatim di Kabupaten Aceh Singkil mengikuti Festival Muharam di Gedung Langgeng Jaya Kawasan Gunung Meriah, Ahad, 11 Agustus 2024.
Ketua Pelaksana Festival Muharam, Stefi Deflores mengatakan event ini merupakan ajang berbagi kebahagiaan dengan anak yatim.
“Event ini seolah menghadirkan sosok ayah pada hari ini yang memberikan es krim dan jajanan pada anaknya,” ujar Stefi.
Panitia menghadirkan aneka gerobak jajanan sehingga para anak yatim bebas untuk membeli.
“Momen kebahagiaan mereka (anak yatim) yang kita bawa, jadi bukan sekedar materi yang disampaikan,” ungkapnya.
Ke-420 anak yatim itu berusia 11 tahun kebawah, berasal berbagai desa yang ada di Kabupaten Aceh Singkil.
“Harusnya 1.000 anak yatim, namun karena keterbatasan panitia dalam mengumpulkan donasi, jadi disortir anak yatim berusia 11 tahun dari kalangan menengah kebawah,” imbuhnya.
Dalam Festival Muharam, anak-anak tidak hanya diberikan santunan akan tetapi juga diberikan ilmu tentang tauhid, ilmu tentang cara bersyukur dan menerima keadaan sebagai anak yatim.
“Tidak semua anak mendapatkan amplop itu senang, ternyata anak-anak ini tidak. Mereka sedih, ingat dengan ayahnya,” imbuhnya.
Festival Muharam kata dia, dilaksanakan tiga kali dalam setahun yakni di bulan Muharam, ramadan dan akhir tahun.
Ia berharap event Festival Muharam dapat terus berlanjut di akhir tahun dan terbentuknya cabang Yatim Village di Aceh Singkil.
“Semoga event ini bisa terus berlanjut di akhir tahun dan kami ingin membuat cabang Yatim Village area Aceh Singkil,” pungkasnya.
Fastival Muharam atau Muharam Fest diselenggarakan oleh Yayasan Abulyatama Divisi Yatim Village dari Bogor. Sementara penggerak di Aceh Singkil terdiri dari beberapa komunitas diantaranya Ibu-ibu One Day One Juz, Perwiritan, Asiyah Muhammadiyah dan beberapa organisasi lainnya.