ACEH SINGKIL – SMK Negeri 1 Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil sukses menggunakan absensi online atau presensi online untuk memantau kehadiran siswa.
“Begitu siswa mengabsen, orangtua dapat mengetahui jam berapa anaknya masuk dan pulang sekolah sehingga merasa nyaman dan tentram selama mereka bekerja,” kata Kepala SMK Negeri 1 Gunung Meriah, Anhar DH saat ditemui di sekolah, Rabu, 7 Agustus 2024.
Orangtua akan mendapatkan notifikasi berupa pesan whatsapp ketika anaknya masuk dan pulang sekolah.
“Selamat anak anda sudah berada di sekolah jam 07.30 Wib dan terima kasih anak anda sudah keluar dari sekolah jam 14.30 Wib,” ujarnya.
Absensi sistem kartu Barcode ini digunakan sejak tahun 2022. Secara internal sistem ini sudah cukup lama dijalankan di sekolah yang telah ditetapkan Gubernur Aceh sebagai sekolah Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
“Aplikasi ini merupakan temuan dari salah satu guru SMK Negeri 1 Gunung Meriah Jurusan Multimedia bernama Kenedi Saragih,” ungkapnya.
Apabila orangtua ingin melihat progres kehadiran anaknya dalam satu bulan, absensi online ini bisa di print out.
“Kalau warna merah tandanya siswa itu alpha tanpa keterangan, hijau tandanya hadir dan kuning itu ijin apakah itu sakit atau ada keperluan lain,” imbuhnya.
Guna menghindari kecurangan siswa, terdapat guru yang selalu stanby mengawasi saat siswa melakukan absensi.
“Ketika siswa melakukan dua kali absensi maka akan ketahuan, kemudian akan diarahkan agar tidak melakukan kecurangan yang dapat merugikan diri sendiri,” ujarnya.
Menurutnya saat ini baru dua sekolah di Kabupaten Aceh Singkil yang telah meniru menggunakan absensi online yakni SMPN 4 Gunung Meriah dan SMAN 1 Singkil Utara.
Melihat besar manfaatnya bagi orangtua dan sekolah, pihaknya membuka selebar-lebarnya kesempatan bagi sekolah lain yang ingin menggunakan aplikasi absensi online tersebut.
“Aplikasinya gratis, hanya dimintai untuk membeli kartunya saja seharga Rp13 ribu rupiah per siswa. Ini sudah sesuai dengan Peraturan Gubernur,” ujarnya.
Kendati demikian, Ia menekankan bagi sekolah yang hendak menggunakan aplikasi ini agar memastikan jika nomor yang didaftarkan merupakan nomor orangtuanya, bukan yang lain.
“Nomor yang dikasih anak pastikan itu nomor orangtuanya, karena begitu salah kasih nomor maka notifikasi akan salah masuk ke handphone lain,” pungkasnya.