You are currently viewing Ratusan Tenaga Kesehatan RSUD Aceh Singkil Mogok Kerja

Ratusan Tenaga Kesehatan RSUD Aceh Singkil Mogok Kerja

Aceh Singkil, Xtrafmsingkil.com – Ratusan tenaga kesehatan RSUD Aceh Singkil menggelar aksi mogok kerja pada Rabu 19 Oktober 2022.

Para petugas kesehatan berstatus honorer dan kontrak ini terpaksa mogok kerja karena Pemkab Aceh Singkil memotong 50% honor mereka.

Perwakilan tenaga kesehatan, Muhamad Lubis mengatakan, mogok kerja dilakukan lantaran upah belum terbayarkan dalam tiga bulan terakhir.

“Sampai hari ini selain belum terima upah dalam beberapa bulan. Juga informasi yang kami peroleh, kedepan upah yang semula Rp. 800.000 akan di potong sebanyak 50 persen,” kata Lubis.

Sementara sejumlah instansi lain kata dia, tenaga honorernya sudah menerima upah dengan nominal penuh dibayarkan oleh pemerintah daerah.

Menurutnya upah merupakan hak setiap tenaga kesehatan yang menjalankan tugas di RSUD. Terlebih profesi tenaga kesehatan berhubungan langsung dengan pelayanan masyarakat banyak. Alhasil pelayanan medis menjadi terganggu.

Lubis menyebut jika tuntutan tidak disahuti, berdasarkan kesepakatan bersama, mereka mengancam akan tetap melakukan aksi mogok kerja hingga batas waktu yang tidak di tentukan.

“Sebelum tuntutan kami terpenuhi, aksi mogok ini akan tetap berlanjut,” katanya.

Sementara Direktur RSUD Aceh Singkil, dr. Nila Hernita Saragih mengatakan sebelumnya sudah mengetahui wacana kegiatan aksi yang akan di lakukan oleh anggotanya tersebut.

Mogok kerja dilakukan lantaran pada DPA perubahan, dari Agustus hingga Desember 2022 upah tenaga kesehatan yang berstatus honorer maupun kontrak terpotong 50%. Pihak menejemen RSUD hanya mengikuti instruksi dan arahan dari Pemerintah Daerah.

“Terkait pemotongan 50% honor, pihak manajemen RSUD sebelumnya telah melakukan upaya persuasif dengan para tenaga kesehatan, namun tidak membuahkan hasil,” katanya.

Tidak seluruh tenaga kesehatan melakukan mogok kerja. Hanya para tenaga kesehatan yang berada dibagian pelayanan saja yang melakukan mogok kerja. (Hab)

Share

Tinggalkan Balasan