You are currently viewing Pemimpin Korea Utara Umumkan Korea Utara Menang Lawan Covid

Pemimpin Korea Utara Umumkan Korea Utara Menang Lawan Covid

Jakarta – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyatakan negaranya menang melawan Covid-19. Dalam dua pekan terakhir, para pejabat melaporkan tidak ada kasus baru virus itu. 

Dilansir dari tempo, Kim Jong Un memimpin pertemuan dengan petugas kesehatan dan ilmuwan. Dia mengumumkan kemenangan dalam perang melawan penyakit pandemi ganas, menurut kantor berita pemerintah KCNA.

Korea Utara telah mempertahankan blokade ketat virus corona sejak awal pandemi. Namun pada Mei lalu pertahanan itu jebol setelah Korea Utara mengumumkan ditemukannya wabah Omicron di ibu kota Pyongyang. Sejak itu, negara yang terisolasi ini mengaktifkan sistem pencegahan epidemi darurat maksimum.

Dalam laporan kasusnya, Korea Utara menyebut rakyat yang terinfeksi dengan “pasien demam” dibandingkan “pasien Covid.” Hal ini tampaknya karena kapasitas pengujian yang minim. Sejak 29 Juli 2022, Pyongyang melaporkan tidak ada kasus baru virus tersebut.

“Kemenangan yang diperoleh rakyat kita adalah peristiwa bersejarah, sekali lagi menunjukkan kepada dunia betapa hebatnya negara kita, kegigihan rakyat dan adat istiadat nasional indah yang kita banggakan,” ujar Kim Jong Un dalam pidato yang dikutip oleh KCNA.

Di akhir pidato Kim, para peserta bersorak ‘hore’ berulang kali. Kim Jong Un juga mengadakan sesi foto dengan para hadirin dan pejabat senior, yang membuat mereka bersemangat dan gembira, tulis KCNA

Korea Utara telah mencatat hampir 4,8 juta infeksi sejak akhir April. Namun angka kematian hanya 74 kematian dengan tingkat kematian resmi 0,002 persen.

Negara ini memiliki salah satu sistem perawatan kesehatan terburuk di dunia, dengan rumah sakit yang tidak lengkap, beberapa unit perawatan intensif, dan tidak ada obat atau vaksin perawatan Covid-19, menurut para ahli.

Sebaliknya, Korea Selatan, dengan sistem perawatan kesehatannya yang canggih dan populasi yang divaksinasi tinggi, memiliki tingkat kematian akibat Covid-19 yang dilaporkan sebesar 0,12 persen, menurut data resmi.

Share

Tinggalkan Balasan