You are currently viewing Butuh Kajian Teknis Atasi Pendangkalan Muara Kuala Gabi
Kapal Tradisional dari Pulau Banyak sedang menurunkan penumpang melalui Pelabuhan Syahbandar

Butuh Kajian Teknis Atasi Pendangkalan Muara Kuala Gabi

Aceh Singkil, Xtrafmsingkil.com – Muara Kuala Gabi di Kawasan Pulo Sarok Kecamatan Singkil mengalami pendangkalan setiap tahunnya, sehingga para nelayan yang hendak melaut kesulitan melintas.

Pj Bupati Aceh Singkil, Marthunis menyebut jika penanganan pendangkalan Muara Kuala Gabi membutuhkan kajian teknis.

“Jadi harus ada kajian apakah ada perlakuan lain, apakah itu pembangunan infrastruktur atau apa,” kata Marhunis saat memantau ‘Jumat Bersih’ di depan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampong, Kemarin.

Kajian yang dimaksud kata dia, seperti melihat sedimentasi dan arus air, sehingga akan dapat diketahui apa yang seharusnya dilakukan.

“Dari informasi yang didapat, kalau dikeruk tahun ini, tahun depan akan dangkal lagi. Pasti Itu akan buang-buang uang,” ungkapnya.

Maka dari itu diperlukan hasil kajian untuk menahan sedimentasi agar tidak masuk ke Kuala Gabi.

“Kita akan lihat kemungkinannya karena pasti itu membutuhkan biaya yang sangat besar, apakah dari APBK, APBA atau sumber lain,” terangnya.

Muara Kuala Gabi merupakan jalur utama pelayaran kapal tradisional Singkil – Pulau Banyak dan sebaliknya serta sebagai pintu ke luar masuk menuju samudera nelayan di Kecamatan Singkil. Akibat pendangkalan kapal kesulitan berlayar.

Tak ayal terkadang kapal-kapal tradisional menurunkan penumpang melalui Pelabuhan Syahbandar, yang berada tak jauh dari muara. (Hab)

Share

Tinggalkan Balasan