You are currently viewing Novel Baswedan Cs Jadi ASN Polri, Anggota DPR Ingatkan Beda Kultur dengan KPK

Novel Baswedan Cs Jadi ASN Polri, Anggota DPR Ingatkan Beda Kultur dengan KPK

Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani memberikan petuah kepada Novel Baswedan dan 43 eks pegawai yang hari ini diangkat menjadi Aparatur Sipil (ASN) Polri. “Saya perlu mengingatkan kepada teman-teman mantan pegawai KPK bahwa mereka ke depan adalah ASN Polri. Ada perbedaan kultur, prosedur kerja dan lingkungan kelembagaan yang berbeda antara Polri dan KPK,” kata Arsul, Kamis 9 Desember 2021.

Ia berharap mereka bisa penyesuaian diri di lingkungan kerja baru. Namun Arsul, menegaskan bahwa yang harus tetap dipegang adalah integritas dan etos kerja yang tinggi dalam penegakan hukum.

“Namun di luar soal integritas dan etos kerja itu, mereka perlu juga melakukan adjustment terhadap kultur atau lingkungan kerja di tempat barunya. Tidak bisa gaya-gaya komunikasi dan tata cara kerja seperti di KPK sepenuhnya diterapkan di lingkungan Polri bahkan bisa jadi ada yang harus diubah,” ujarnya.

Dia meyakini apabila hal itu bisa dilakukan maka sinergitas dengan anggota Polri ataupun ASN Polri lainnya dapat tercipta dengan baik.

Dia berharap Kapolri dan jajaran pimpinan Polri dapat mendayagunakan kemampuan dan pengalaman kerja 44 orang tersebut untuk turut menangani kerja penegakan hukum seperti tindak pidana korupsi (tipikor) maupun kejahatan serius lainnya.

“Saya tentu ikut senang karena pada akhirnya ada jalan keluar bagi teman-teman mantan pegawai KPK untuk terus berkontribusi dalam kerja-kerja pemberantasan korupsi dan atau kejahatan lainnya,” tuturnya.

Dia juga berharap, proses pengangkatan 44 orang mantan pegawai KPK sebagai ASN Polri benar-benar berjalan tanpa ada hambatan apa pun.

Arsul juga berharap 44 orang tersebut dapat melaksanakan tugas, pokok, dan fungsi sebagai ASN Polri yang turut bertugas melakukan kerja-kerja penegakan hukum di Polri.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, pelantikan 44 eks pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri di Hari Antikorupsi Sedunia merupakan komitmen dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Menurut Dedi, Kapolri ingin secepatnya mengakomodasi dan melantik eks pegawai KPK agar dapat bergabung dengan institusi Polri.

“Sebenarnya karena komitmen dari Bapak Kapolri untuk secepatnya dapat mengakomodasi dan melantik eks pegawai KPK untuk dapat bergabung ke institusi Polri, ternyata bertepatan di hari Antikorupsi tanggal 9 Desember,” kata Dedi.

Source : tempo

Share

Tinggalkan Balasan