Singkil - Wakil Bupati Sazali menjenguk mahasiswa yang menjadi korban kecelakaan di RSUD Kota Subulussalam, Selasa (25/2/2020).

Sazali menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang dialami oleh mahasiswa dari UIN Arraniry Banda Aceh yang hendak mengantarkan bantuan kebakaran di Desa Ujung, Kecamatan Singkil mengalami laka lantas dimana salah seorang dari empat orang yang berada dalam mobil meninggal dunia.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil turut berdukacita serta sangat prihatin atas meninggalnya salah seorang mahasiwa UIN Arraniry Banda Aceh,” kata Sazali.

“Bagi mahasiswa yang selamat semoga cepat sembuh,” sambungnya.

Kata Sazali kejadian itu adalah jihad. “Mereka memiliki niat mulia ingin membantu masyarakat Desa Ujung yang tertimpa musibah kebakaran, namun Allah berkehendak lain, semoga almarhum khusnul khatimah,"

Diketahui empat mahasiswa UIN Arranniry bertolak ke Aceh Singkil untuk mengantar bantuan kebakaran, dengan mengendarai mobil Toyota Avanza terguling di Desa Namo Buaya Kecamatan Sultan Daulat Pemko Subulussalam, Selasa (25/2/2020), sekitar pukul 12.30 WIB.

Sopir kendaraan, Wayuzia Ulhaq (22) diketahui meninggal dunia. Sedangkan Farah Munadia (19), Safura Adnan (20), dan Misbahul Muji (19), mengalami luka-luka. (Hab)