Singkil - Meninggalnya Presiden ke-3 RI Bacharuddin Jusuf Habibi menyisakkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia. Sebagai ungkapan bela sungkawa, Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil mengajak masyarakat Aceh Singkil pada umumnya untuk menggelar shalat ghaib.
 
Kepala Kementerian Agama Kabupaten Aceh Singkil, Drs. H Salihin Mizal MA menyerukan khususnya Aparatur Sipil Negara di bawah jajaran Kemenag agar menggelar shalat ghaib. "Baik yang di kantor maupun madrasah, baik negeri ataupun swasta," katanya melalui sambungan telefon, Kamis (12/9/2019).
 
Shalat ghaib dilaksanakan usai shalat Jum'at (13/9/209).
 
Salihin mengenang pada tahun 1999 ketika BJ Habibi baru menjabat satu tahun sebagai presiden, langsung dinegerikan 10 madrasah di Aceh Selatan. Singkil masih gabung dengan Aceh Selatan pada saat itu, termasuk MIN Singkil, MTS Singkil dan MAN Singkil. 
 
"Serta di PNS kan sebanyak 335 orang di jajaran Kementerian Agama," kenang Salihin.
 
Seruan Kakemenag Aceh Singkil langsung direspon. Salah satunya dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunung Meriah. Kepala KAU Kecamatan Gunung Meriah, Kamraini S.Ag. kepada Berita Xtra di ruang kerjanya mengungkapkan pihaknya akan menggelar shalat ghaib bersama warga di Masjid Darul Ulum Desa Blok VI Baru, Jum'at (13/9/2019).
 
"Shalat ghaib dilaksanakan sesuai seruan Kakemenag Aceh Singkil di grup whatsapp," kata Kamraini.
 
Walaupun hanya melalui grup whatsapp, pihaknya tetap berusaha meneruskannya kepada imam masjid di Kecamatan Gunung Meriah dengan menghubungi melalui sambungan telefon. "Beberapa ada yang diangkat telefon saya, ada juga yang tidak, tapi yang terpenting kita sudah berusaha," sambungnya.
 
Sebelumnya Bupati Aceh Singkil Dulmusrid juga menghimbau kepada masyarakat Aceh Singkil untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai tanda penghormatan atas meninggalnya almarhum BJ Habibi. (Hab)