Singkil - Dinas Syari'at Islam Provinsi Aceh menggelar Isbat Nikah bagi 94 pasang pengantin di Aula MPU Aceh Singkil, Rabu (11/9/2019).
 
Isbat nikah diperuntukkan bagi pasangan suami istri yang telah lama menikah namun belum memiliki akta nikah.
 
"Baik itu bagi korban konflik maupun masyarakat miskin," kata Aslinuddin, Kepala Dinas Syari'at Islam Aceh Singkil.
 
Isbat nikah merupakan program prioritas dari Pemerintah Aceh karena tanpa isbat nikah tidak akan ada buku nikah. Tanpa buku nikah maka tidak akan ada akte kelahiran anak. 
 
Ketika tidak ada akte kelahiran anak, maka konsekuensinya ketika pembagian harta warisan secara hukum negara tidak akan diakui. 
 
"Kemudian ketika anak memasuki usia kerja, sangat dibutuhkan akte kelahiran dan berujung pada tertutupnya kemungkinan untuk dapat berkarir," kata Abdul Razak, Bidang Bina Hukum dari Dinas Syari'at Islam Provinsi Aceh.
 
Abdul Razak S.Ag. MA. menghimbau kepada masyarakat yang belum memiliki akta nikah agar secara proaktif mendaftarkan ke Kemeterian Agama agar dilakukan sidang isbat supaya dikeluarkan dokumen hukumnya.
 
Total pasangan suami - istri yang mengikuti isbat nikah sebanyak 150 di setiap Kabupaten/ kota. Sementara ada 10 Kabupaten/ kota yang menggelar isbat nikah pada tahun 2019 diantaranya Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Timur, Pidi Jaya, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Gayo Lues, Nagan Raya, Aceh Besar.
 
"Dengan demikian total ada 1500 pasangan," pungkas Abdul Razak. (Hab)