Singkil - Tim Penilai Visitas Lomba Budaya Mutu (LBM) tingkat Sekolah Dasar (SD) kategori Daerah 3T (tertinggl, terdepan, terluar) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tiba di SD N 1 Kuala Baru, Aceh Singkil, Senin (09/9/2019).
 
Kedatangan Drs. Sopyan Alwi M.Hum dkk. dari Kemendikbud guna melakukan penilaian terhadap SD N 1 Kuala Baru yang mengikuti lomba budaya mutu kategori daerah 3T tingkat Nasional.
 
Kepala Sekolah SD N 1 Kuala Baru, Soehardi S.Pd kepada Berita Xtra menuturkan kedatangan tim penilai dari Kemendikbud merupakan rangakaian tahapan penilaian visitasi yang merupakan penilaian tahap ketiga setelah sebelumnya dilakukan pendaftaran online (daring) dan penilaian portofolio.
 
"Ada 4 tahapan penilaian, pertama daring, kedua penilaian portofolio dikirim ke Jakarta, kemudian setelah dinilai masuk ke penilaian visitasi," katanya.
 
Dalam penilaian visitasi, tim akan turun ke sekolah dan memantau langsung untuk mengecek kesesuaian dengan yang dibuat di portofolio sebagaimana item-item yang dinilai. "Mulai dari aspek pembelajarannya, ekstrakulikuler, pustaka, literasi, senam, upacara, yasinan, dll," lanjutnya.
 
Tim penilai Kemendikbud direncanakan pada keesokan harinya akan kembali ke SD N 1 Kuala Baru guna melihat administrasi Guru dan Kepala Sekolah. "Apabila ini layak dan bagus, kemudian masuk final ,nanti akan presentasi di Jakarta pada bulan Oktober," tambah Soehardi.
 
Lomba budaya mutu kategori daerah 3T diikuti oleh sebanyak 122 Kabupaten se-Indonesia.
 
SD N 1 Kuala Baru dengan total 193 Siswa dan 14 Tenaga Pendidik ini pada tahun lalu mendapat runner up lomba budaya mutu kategori daerah 3T pada tingkat Provinsi. Karena prestasinya, sehingga pada tahun ini mewakili ke tingkat nasional.
 
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil, Yusfit Helmy melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Murmo DM mengatakan tim Kemendikbud terkejut dan tidak menyangka di daerah pedalaman ada sebuah sekolah yang rapi, indah dan bisa menjadi rujukan.
 
"Menaiki perahu mengarungi sungai, masuk ke gang sungai sempit, ternyata ada sebuah sekolah yang bagus," katanya.
 
Sambutan yang meriah juga diberikan oleh Muspika Kecamatan Kuala Baru. "Camatnya, Babinsa, Kamtibmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Alumni Sekolah dan Masyarakat begitu antusias menyambut tim Kemendikbud," tambah Murmo.
 
Menurut Murmo, pihak Disdikbud Kabupaten terus berupaya memberikan support agar SD N 1 Kuala Baru dapat meraih juara dalam lomba tersebut. "Upaya terus dilakukan, seperti dibangunkan aula sebagai sarana berlatih tari, nasyid, dll," tegasnya.
 
Camat Kuala Baru, Syam'un Nasution sangat mengapresiasi keikutsertaan SD N 1 Kuala Baru dalam lomba budaya mutu tingkat nasional.
 
Pihaknya berharap lomba budaya mutu yang diwakilkan oleh SD N 1 Kuala Baru mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi sekolah lain. "Kami bukan hanya daerah terpencil saja, tapi kami bisa mewakili hingga tingkat nasional dan mampu bersaing dengan sekolah lain,"
 
"Kemudian banyak perhatian penuh terutama dari pusat baik secara mutu maupun sarpras ke depannya," harap Syam'un. (Hab)