Singkil - Angin barat yang berhembus kencang pada Senin (12/8/2019) dini hari menyebabkan kerusakan terhadap 8 unit rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Singkil Mohd. Ichsan. S. STP, M. Si, kepada Berita Xtra mengatakan hembusan angin kencang terjadi pada Senin malam sekitar pukul 00.30 WIB.

Akibatnya 8 unit rumah dan fasilitas pemerintah di Desa Gosong Telaga Barat, Singkil Utara dan Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak mengalami kerusakan. "Peristiwa yang terjadi di daerah pesisir barat itu telah merusak delapan unit rumah penduduk, Mess Pos AL dan Pajak, bahkan sejumlah pohon tumbang juga menutupi jalan di Desa Gosong Telaga Timur, Singkil Utara," kata Ichsan.

Lebih lanjut Ia juga memaparkan angin kencang yang melanda Aceh Singkil diperkirakan kurang lebih 35 menit yang dimulai sejak pukul 00.00 WIB. "Bencana di Desa Pulau Baguk, tiga unit rumah terdampak rusak ringan dari tiga Kepala keluarg (KK) atau 10 jiwa," lanjutnya.

Sementara bencana di Desa Gosong Telaga Barat, satu unit rumah rusak berat, satu unit rumah rusak sedang dan tiga unit rumah rusak ringan dari lima KK atau 28 Jiwa.

"Saat ini upaya yang dilakukan BPBD masih melakukan pemantauan dan Pendataan dan monitoring situasi di 11 Kecamatan di Aceh Singkil," papar Ichsan.

Sebelumnya BMKG Aceh memberikan peringatan dini terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 10.00 WIB di wilayah Aceh Tamiang, Gayo Lues, dan sekitarnya. Dan dapat meluas ke wilayah Langsa, Aceh Timur, Aceh Tenggara dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 13.00 WIB.

Sementara pada perairan Aceh tinggi gelombang Barat-Selatan Aceh 12 Agustus 2019 sekitar setengah meter hingga tiga meter.