Singkil - Usai menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRK, massa dari aliansi Masyarakat Sengsara Hidup melanjutkan aksinya ke kantor Bupati Aceh Singkil, Selasa (06/8/2019).

Massa kembali menyuarakan kekecewaan terhadap janji pimpinan daerah tersebut yang belum dipenuhi. Namun sayang, Bupati, Wakil Bupati dan Sekda tidak berada dikantor.

"Kami meminta ke Pemerintah Daerah agar jangan terlalu banyak janji, selama ini hanya bohong, membodohi Masyarakat yang selalu dihadapkan pada pihak perusahaan,"kata Saddam, koordinator aksi.

Usai kurang lebih setengah jam berorasi, massa akhirnya ditemui oleh staf ahli Bupati, Drs. Azman. .

Azman mengatakan akan merekomendasi kepada Bupati sesegara mungkin menindaklanjuti upaya-upaya yang selama ini mandek. "Rekomendasi saya, Bapak Bupati dalam tempo satu minggu mengundang perwakilan dari Masyarakat,"kata Azman.

"Dengan pertemuan itu nantinya dapat mencairkan suasana," lanjut Azman.

Sementara apabila tuntutan tidak dipenuhi, Masyarakat akan menduduki lahan tersebut. "Apabila tidak terselesaikan, Masyarakat akan menduduki lahan yang dijanjikan Bupati," Tegas Syafar.

Replika keranda mayat akhirnya dibawa masuk ke kantor Bupati sebagai simbol ungkapan mati surinya Pemerintahan Dulmusrid-Sazali. (Hab)