Singkil - Dalam kurun waktu 3 hari telah terjadi kebakaran di dua lokasi berbeda di Kabupaten Aceh Singkil. Pada Kamis (01/8/2019) 16 kepala keluarga kehilangan tempat tinggalnya. Mereka menjadi korban keganasan si jago merah yang menghanguskan rumahnya di Desa Bulusema.

Sementara selang dua hari, pada Sabtu (03/8/2019) sekitar pukul 05.45 wib api kembali memakan korban. Sebanyak 8 pintu rumah, 2 unit mobil dan diperkirakan 8 sepeda motor bekas hangus terbakar. Kebakaran terjadi di depan SPBU Rimo Kecamatan Gunung Meriah.

Selain kerugian materi para korban, tak jarang mereka juga mengalami trauma atas kejadian tersebut.

Hal ini tentu menjadi peringatan kepada Masyarakat di Kabupaten Aceh Singkil untuk lebih waspada terhadap bahaya kebakaran.

Pemkab Aceh Singkil melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Mohd. Ichsan. S. STP, M. Si menghimbau kepada masyarakat Aceh Singkil untuk lebih waspada dan berhati-hati ketika meninggalkan rumah.

"Ketika meninggalkan rumah, jangan lupa cek dapur, apakah ada peralatan dapur yang rusak atau bocor," kata Mohd. Ichsan saat berada dipuing-puing bekas kebakaran di depan SPBU Rimo, Minggu (04/8/2019).

Musim kemarau yang melanda wilayah Aceh Singkil dalam beberapa hari terakhir sehingga menimbulkan cuaca panas juga disinyalir dapat menyebabkan kebakaran.

Selain itu konsleting listrik juga dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran. "Mohon kiranya kepada masyarakat kalau ada pemasangan istalasi listrik, lebih baik menghubungi pihak PLN yang sudah profesional dalam menginstalasi listrik," pungkasnya.(Hab)