Singkil - Refleksi kemerdekaan saat ini ialah terciptanya kesejahteraan masyarakat mulai dari pendidikan, kesehatan, pembangunan, ekonomi, terjamin kebebasan berekspreksi dan pemuda tidak ada yang nganggur.

Hal ini diutarakan Ketua KNPI Aceh Singkil, Zulbahri Malau saat menjadi pembicara pada talk shaw interaktif "Jayalah Indonesiaku" menyambut hari kemerdekaan Indonesia ke-74 dengan tema menjaga persatuan dan kesatuan NKRI di Radio Xtra FM, Kamis (01/8/2019).

"Kalau dulu para pejuang merebut kemerdekaan, saat ini saatnya pemuda yang mengisi kemerdekaan," katanya.

Ia mengungkapkan berbagai cara KNPI sebagai wadah organisasi pemuda di Aceh Singkil dengan membuat berbagai kegiatan menyambut hari kemerdekaan Indonesia seperti perlombaan olahraga serta pemberdayaan pemuda.

"Ada Bupati Cup itu turnamen sepak bola antar kampung, lomba catur, mancing dll,"lanjutnya.

Apa yang sudah dilakukan KNPI dalam mengisi kemerdekaan tanya Ramadhani salah seorang pendengar. Zulbahri kembali menegaskan dengan kondisi yang cukup sulit, KNPI tetap berbuat seperti sudah menggagas Bupati Cup, kemudian di Kecamatan Danau Paris sedang melaksanakan turnamen mancing dan catur.

"Pemuda itu memiliki energi dan semangat yang berlebih. Hal ini perlu dikontrol dan diarahkan kepada kegiatan yang positif," sambungnya.

Riyan, pendengar yang lain menanyakan bagaimana cara melahirkan anak muda mandiri tanpa harus bekerja honor pada Pemda ? Zul pun menekankan agar anak muda harus mengubah pola pikir setelah kuliah nanti kerja honor kemudian jadi PNS. Pemuda harus kenal dengan potensi diri, hobinya apa dan itu harus terus digali dan dikembangkan sehingga nantinya dapat mandiri berwirausaha dan tidak harus bergantung pada Pemda.

Zulbahri mengungkapkan Aceh Singkil dengan keberagaman suku dan budaya harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi kemajuan bersama dan jangan merasa terkotak-kotak.

"Anak muda harus tetap berkarya, tetap jaga persatuan dan kesatuan serta jauhi narkoba," pungkas Zulbahri.

Sedianya talkshaw "Jayalah Indonesiaku" mengahdirkan dua narasumber dari KNPI dan Kodim 0109/Aceh Singkil, namun karena ada keperluan mendadak pihak kodim tidak dapat berhadir.(Hab)