Singkil - ASDP Aceh Singkil memprediksi peningkatan arus mudik lebaran Idul Fitri 1440 H pada H-7 sampai pada H-3.

Pantauan berita xtra, Selasa (28/5/2019) di Pelabuhan Penyeberangan Aceh Singkil rute Singkil - Sinabang masih belum terlihat ada peningkatan arus kendaraan yang menyebrang.

"Kalo dilihat karakteristik dilintasan kita ini di perkirakan arus mudik lebaran Idul Fitri mulai terlihat H-7 sampai dengan H-3," kata Manejer Usaha dan Teknik PT. ASDP Indonesia Ferry Persero Cabang Singkil, Syahrul.

Syahrul mengatakan pihaknya akan mengupayakan berbagai langkah dalam rangka mensukseskan mudik lebaran tahun 2019.

Langkah tersebut diantaranya kepastian lintasan operasional kapal itu sesuai dengan jadwal reguler yang sudah di pastikan. Hal ini agar pihak pengguna jasa tidak ragu - ragu atau pun bidang dalam melakukan perjalan ke tujuannya masing masing.

Syahrul mengingatkan, bagi pengguna jasa yang ingin melakukan penyeberangan dan mengingat keterbatasan daya angkutan kapal maka para pengguna jasa harap bersabar dan dapat melakukan perjalanannya di pelabuhan tertetu.

Pihak ASDP sudah melakukan setting jadwal keberangkatan armada untuk mengantisipasi lonjakan pemudik di tiga lokasi pelabuhan, yakni Meulaboh, Labuhan Haji dan Singkil.

"Dimana hampir setiap harinya ada kapal yang menyeberang,"Lanjutnya.

Syahrul menyebut jadwal keberangkatan kapal pada hari Senin menyeberang dari Singkil, Selasa, Kamis dan Sabtu dari Labuhan Haji, sementara Jumat dan Minggu dari Meulaboh.

Syahrul berharap pengguna jasa yang ingin melakukan perjalan mudik lebaran sebisa mungkin melakukan penjadwalan keberangkatan supaya menghindari tidak terangkutnya keberangkatan mudik lebaran.

Selain itu pihak ASDP akan memberlakukan pembatasan terhadap kendaraan truk besar pengakut barang untuk menyeberang dari Singkil ke Sinabang maupun sebaliknya, Larangan tersebut mulai berlaku H-5 sampai dengan H+5.

Ini diberlakukan agar tidak terjadi stagnasi kendaraan panjang di pelabuhan pada saat arus mudik lebaran dan balik mudik lebaran Idul Fitri tahun 2019.(Hab)