Singkil - Calon Legislatif Inkamben dari Partai Demokrat, Juliadi menilai pelaksaan pemilu serentak di Kabupaten Aceh Singkil kurang jujur dan adil (Jurdil).

Juliadi menyebut rekapitulasi suara tingkat Kabupaten lalu seperti terkesan dipaksakan.

"Plenonya seperti dipaksakan," Katanya saat dihubungi Berita Xtra melalui sambungan telefon, Rabu (8/5/2019) di Aceh Singkil.

Ia mencontohkan pada saat rekapitulasi tingkat Kabupaten, saksi partai belum selesai bertanya, pimpinan sidang sudah mengetok palu. Jadi ia melihat pemilu di Aceh Singkil kurang jurdil.

"Saksi masih bertanya, palu sudah diketok. Jadi disini kita melihat pemilu di Aceh Singkil ini kurang jurdil," Lanjutnya.

Juliadi menambahkan banyak kecurangan yang terjadi. Salah satunya seperti saksi partai yang meminta membuka form C7 untuk melihat Daftar Pemilih Khusus dan itu tidak diindahkan oleh KIP, padahal pihaknya sudah mendapat rekomendasi dari Bawaslu setempat.

"Bawaslu Aceh Singkil sudah merekomendasikan untuk dibuka form C7, namun KIP tidak menghiraukan dan tidak mau membuka,"Tambahnya.

Calon Inkamben yang juga merupakan Wakil Ketua DPRK ini menyebut pihaknya sudah melayangkan gugatan ke MK.

"Ke MK insyaallah kita gugat," Pungkasnya. (Hab)