Singkil - Dalam pelaporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tingkat kepatuhan anggota DPRK Aceh Singkil yang batas akhir pelaporannya pada 31 Maret 2019 tercatat masih belum sepenuhnya melaporkan.

Dari 24 Anggota DPRK Aceh Singkil, yang melapor harta kekayaannya sebanyak 17 orang, sedangkan selebihnya sebanyak 7 orang lagi belum melaporkan.

Sekertaris DPRK Aceh Singkil, M Hilal melalui bagian admin LHKPN, Sampe Panjaitan mengatakan terhitung batas akhir pelaporan harta kekayaan anggota dewan 31 Maret 2019 ada sebanyak 17 orang yang melaporkan harta kekayaan sedangkan selebihnya masih belum melaporkan.

"Yang kembali mencalonkan diri yakni ada 18 orang, 17 sudah melapor dan 1 lagi belum, "Katanya

Sementara ada 6 anggota dewan yang tidak kembali mencalonkan diri pada pileg 2019, masih belum melaporkan harta kekayaannya.

"Itu ada 6 anggota dewan yang tidak calon DPRK,"Lanjut Sampe.

Bagi anggota dewan yang sudah melaporkan harta kekayaan, nantinya akan diterbitkan surat kuasa bermaterai yang memberikan kewenangan kepada KPK untuk mengakses informasi harta yang mereka miliki melalui websitenya KPK.

"Bagi masyarakat yang ingin mengetahui harta kekayaan dari anggota dewannya, dapat mengakses di websitenya KPK," Ungkap Sampe.

Wakil ketua DPRK Aceh Singkil, Juliadi saat di konfirmasi terkait apakah sudah melapor atau belum mengatakan dirinya sudah melaporkan harta kekayaan.

"Ya saya sudah melapor,"

Terkait sanksi bagi anggota dewan yang tidak melaporkan LHKPN bagi yang kembali terpilih nantinya akan ditunda pelantikannya sebagai anggota dewan.

"Sanksinya berupa ditunda pelantikannya,"Tegas Juliadi. (Hab).