Singkil - Spanduk Presiden Jokowi terlihat terpampang di sejumlah kantor Desa di Aceh Singkil. Ada yang berada di atas pintu masuk, dan juga di pagar halaman Kantor Desa dalam dua pekan terakhir.

Pantauan berita Xtra, Selasa(26/3/2019), Spanduk itu bertuliskan ucapan terima kasih kepada Presiden RI Jokowi Widodo atas program desa peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.

Spanduk tersebut terlihat di Desa Pulo sarok, Siti Ambia, Rantau Gedang kecamatan Singkil , dan Gosong Telaga Utara kecamatan Singkil Utara.

Ini menimbulkan beragam reaksi masyarakat ada yang mengatakan hal yang wajar karena dana desa masa pemerintahan Jokowi - Jk selama 4 tahun lebih cukup berdampak positif kepada masyarakat dan pembangunan infrastruktur desa.

"Hal yang wajar desa mengucapkan itu mengingat memang berdampak positif, membawa kesejahteraan, peningkatan SDM, dan Pembangunan Infrastruktur di desa desa,"Kata Alwi warga Singkil kepada wartawan.

Di sisi lain spanduk yang di buat dan di pasang di Desa desa itu di nilai berlebihan apa lagi di tahun - tahun politik. Menurutnya itu mengundang reaksi yang tidak baik.

"Semua orang tahu dana desa ini adalah sebuah program yang sangat menguntungkan desa dan masyarakat. Namun ucapan itu tak elok karena saat ini moment politik,"Kata Sahril warga Kecamatan Gunung Meriah.

Dari kemarin Kepala desa kemana saja, kenapa tak di buat di tahun ke dua atau tahun ke tiga pasca di luncurkan dana desa? Wajar saja orang menilai itu Politis atau kepala desa tertentu ada tekanan.

Arnaidi, Pj kepala Desa Rantau Gedang kecamatan Singkil di konfirmasi via Sambungan seluler juga mengaku spanduk itu di pasang atas inisiatif sendiri dan tidak ada perintah dari Dinas.

"Hanya inisiatif sendiri tanpa ada intervensi atau perintah dari dinas, uang untuk menempatkan itupun uang pribadi saya bukan dari anggran dana desa. Ujarnya.

Sementara dua kepala desa seperti Desa Siti Ambia dan Gosong Telaga Utara belum tersambung.

Sebelumnya ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Singkil Dalman ST dikonfirmasi menyatakan terkait spanduk yang terpajang di kantor - kantor desa memang sudah terpantau oleh pihaknya.

"Hal itu sudah kita ketahui dan kita telaah, spanduk bertuliskan ucapan terimakasih kepada presiden tidak ada makna Kampanye, tidak ada angka dan tidak ada mengajak,"ujar Salman di dampingi Deva Susanti Koleganya.

Kepada masyarakat, kata Salman, berprasangka baiklah, sebab spanduk tersebut tidak bermakna kampanye, namun dilandasi ucapan terimakasih saja.(Hab)