Singkil - Puluhan warga melakukan aksi unjuk rasa di area pintu masuk PT Nafasindo di Desa Bukit Harapan Kecamatan Gunung Meriah, Aceh Singkil, Kamis (24/1/2019).

Perwakilan warga dari 5 Desa merasa kecewa terkait lambannya Pemkab menyelesaikan persoalan lahan Transmigrasi yang diduga masih dalam penguasaan PT Nafasindo.

"Kami ingin Bupati Aceh Singkil hadir di tengah-tengah kami untuk menyelesaikan persoalan tapal batas desa dengan PT. Nafasindo sesuai dengan peta Eks transmigrasi,"Teriak Saddam salah seorang orator aksi

Masyarakat dari lima desa yang mempunyai hak atas lahan eks transmigrasi meliputi, Desa Gosong Telaga Barat, Bukit Harapan, Srikayu, Pea Jambu dan Muara Pea.

"Kami tetap menginginkan agar ukur ulang HGU PT Nafasindo dan kami juga menolak hasil rapat 11 Desember 2018 diruang Bupati," Sambung Iin orator lainnya

Sementara izin HGU PT Nafasindo dikeluarkan 31 Desember 1988. Sesuai UU Perseroan Terbatas, nomor 40 tahun 2007 izin HGU hanya 30 tahun. Maka masa izin PT Nafasindo terhitung berakhir 31 Desember 2018.

Usai berorasi, massa akhirnya membubarkan diri sembari menanti sikap Pemkab Aceh Singkil selanjutnya.(Hab