Singkil - Novi Irma Prihatin(37) warga Pulo sarok, Aceh Singkil, yang sedang hamil 7 bulan menderita penyakit bocor jantung, kesulitan ekonomi dan tak mampu berbuat banyak untuk kembali mengobati penyakitnya. Sedianya ia akan dirujuk ke Tapak Tuan, Aceh Selatan, Aceh.

Suaminya Rafiq(44) kepada wartawan Selasa(27/11), di Singkil menuturkan sejak istrinya sakit dan rujuk ke Rumah Sakit Tapak tuan, Aceh Selatan sebulan terakhir, belum menunjukkan perubahan apapun.

"Saya terpaksa membawa pulang istri saya Novi Irma Prihatin dari rumah sakit Tapak tuan ke Aceh Singkil, karena semakin melemah dan tidak ada menunjukkan perubahan, sementara kebutuhan ekonomi juga semakin menipis, kami terpaksa pulang,"ujarnya.

Rafiq mengaku, sudah pasrah akan nasib istrinya yang semakin melemah, karena dirinya merasa tak mampu berbuat banyak, sebab menurut hasil diagnosa rumah sakit umum Tapak tuan, istrinya mengalami bocor jantung dan kandungannya yang masih berusia tujuh bulan berdasarkan hasil pemeriksaan USG, sudah tidak bernyawa lagi.

"Pihak rumah sakit memberi izin kepada kami untuk pulang selama satu minggu ke Aceh Singkil, dan harus kembali lagi ke rumah sakit Tapak tuan dibekali dengan obat penyakit jantung, namun dengan catatan jangan lewat satu haripun,"ujarnya.

Artinya, kata Rafiq, Dokter menganjurkan saya harus kembali ke rumah sakit tapak tuan setelah sepekan di Singkil, namun untuk balik lagi itulah kami tidak mampu, bukan karena biaya pengobatan, tapi dana transportasi dan makan sehari - hari,"ungkapnya.

Kepala keluarga 6 anak tersebut, mengaku sudah terlihat pasrah, sebab pekerjaan yang keseharian buruh bongkar muat tak mampu mengatasi kesulitan ekonomi yang dihadapi, lain hal lagi kebutuhan anak - anak dirumah yang masih dibawah umur 10 tahun.

Kondisi istrinya yang termasuk kategori penyakit komplikasi mengharapkan bantuan dermawan agar bisa mendampingi istrinya untuk berobat rujukan ke Tapak tuan.

"Saat ini kondisi istri saya hanya terbaring lemas di kursinya, tidur malam tak nyenyak, sebab 5 menit terlelap, terbangun lagi saya khawatir sekali, anak - anak saya masih kecil - kecil," ujarnya.(@)