Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengeliminasi penyakit campak dan rubella pada tahun 2020 mendatang melalui program nasional kampanye imunisasi MR.

Target capaian nasional ditetapkan 95 persen anak dengan ketentuan tidak ada daerah yang berada di bawah angka capaian 80 persen untuk memastikan keberhasilan kampanye MR ini.

Pada tahun ini dilakukan serentak di luar Pulau Jawa termasuk di wilayah Aceh Singkil.

Total capaian untuk Aceh Singkil sampai saat ini sudah mencapai 43,08% dari 23 Kab/Kota di Provinsi Aceh.

Sementara 2 Puskesmas mendapat predikat capaian terbaik yakni Puskesmas Kuta Tinggi dengan capaian 95,75% dan Puskesmas Pulau Banyak dengan capaian melebihi target yakni 98,75%.

Sebagai apresiasi atas capaian tersebut, Pemda Aceh Singkil memberikan penghargaan.

Penghargaan diberikan Bupati Aceh Singkil Dulmusrid kepada Ali, selaku Dokter di Puskesmas Kuta Tinggi dan Siswadi, selaku Kasubag TU Puskesmas Pulau Banyak.

Ali, Dokter Puskesmas Kuta Tinggi membeberkan kendala dalam memberikan vaksin MR terhadap siswa disekolah, awalnya sempat terjadi penolakan dari pihak sekolah dan orang tua murid.

"Kita berikan edukasi dan musyawarah terhadap guru dan orang tua murid, dan Alhamdulillah mereka mengijinkan anaknya untuk divaksin,"kata Ali.

Sementara Herdianto Kepala Puskesmas Pulau Banyak melalui Kasubag TU, Siswadi mengatakan pihaknya lebih dulu mencuri start sebelum launching kampanye vaksin MR ini.

"Jadi sebelum booming soal halal dan haramnya vaksin, kami sudah menjalankan vaksin dan sudah mencapai 80%, setelah itu kami terus lakukan sosialisasi hingga mencapai 98%,"

Selain Bupati, Acara sosialisasi ini di hadiri oleh Kapolres, Dandim 0109, Kajari, Ketua MPU, Dinas Kesehatan Aceh Singkil dan Perwakilan dari Unicef.(SH)