Komisi V DPR RI Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Aceh Singkil

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melakukan kunjungan kerja spesifik ke kabupaten Aceh Singkil, Kamis (11/10/2018).

Anggota komisi V DPR RI yang hadir dalam kunjungan tersebut diantanya Irmawan, Jhoni Allen Marbun, Muh. Unais Ali Hisyam, dan Sahat Silaban. Selain itu rombogan juga didampingi sejumlah mitra kerja dari kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, Kemndes PRT, BMKG dan Basarnas.

Irmawan menjelaskan kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempercepat proses pembangunan Infrastruktur dan transportasi dikabupaten tersebut serta memastikan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Aceh Singkil.

Dalam kunjungan itu rombongan Komisi V DPR RI juga meninjau langsung kondisi Pelabuhan penyebrangan, Pelabuhan CPO, Jembatan penghubung singkil-kuala baru dan Bandara Syekh Hamzah Fansuri.

"Terkait Jembatan penghubung Singkil - Kuala baru yang progresnya masih sangat minim, Jembatan ini status pengerjaannya menggunakan APBA dan pihaknya akan mencari celah supaya bisa dialihkan ke APBN,"kata Irmawan

Menurut Irmawan Kabupaten Aceh Singkil yang merupakan daerah tertinggal. Salah satu penyebab kurangnya sarana infrastruktur dan akses ke kabupaten tersebut yang masih minim. Dengan ditingkatkan nya pembangunan infrastruktur, nantinya di tahun 2019 mampu mengentaskan Aceh Singkil dari daerah tertinggal.

Ia berharap dengan kunjungan ini yang juga menghadirkan mitra dari kementerian terkait mudah-mudahan ada manfaatnya.

"Persoalan infrastruktur yang belum clear, dengan waktu cepat akan di clearkan dengan anggaran APBN nantinya," pungkasnya.

Sedianya dalam kunjungan ini, rombongan juga akan meninjau pembangunan tanggul pengendali banjir di kecamatan gunung meriah, namun karena kondisi malam dan hujan deras sehingga tidak memungkinkan rombongan menuju lokasi.

Live Streaming

Video