Hujan deras yang terus melanda kabupaten Aceh Singkil dalam beberapa hari terakhir menyebabkan tanggul kolam penampungan limbah milik pabrik kelapa sawit PT Socfindo Kebun Lae Butar Kecamatan Gunung Meriah, Jebol pada Minggu (30/09/2018).

Hal ini mengakibatkan air limbah mengalir ke Lae Cinendang yang sehari-hari digunakan untuk MCK oleh warga yang tinggal di bantaran sungai.

Meski tanggul yang jebol sudah kembali di perbaiki oleh pihak perusahaan, namun tetap saja air limbah sudah terlanjur mencemari Lae cinendang.

Nazri, Plt. Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) Aceh Singkil mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim ke lapangan untuk mengambil sampel dan sudah dibawa ke Medan untuk di cek ke laboratorium.

"kami masih menunggu hasil uji laboratorium, untuk mengetahui apakah lae cinendang tercemar atau tidak,"ungkapnya

Nazri menegaskan pihaknya akan menanyakan perihal jebolnya tanggul kolam limbah terhadap perusahaan.

"Ini akan kita pertanyakan apa penyebab jebolnya tanggul kolam ke pihak perusahaan, apakah karena faktor alam atau yang lainnya" imbuh Nazri

Sungkowo KTU Perusahan PT. Socfindo Lae Butar kepada sejumlah awak media, Rabu (03/10/2018) di ruang kerjanya mejelaskan dirinya tidak bisa memberikan keterangan.

"yang berwenang menjelaskan adalah kepala pabrik, namun saat ini beliau sedang diluar," ungkap Sungkowo.