Warga Desak Bupati Aceh Singkil Selesaikan Sengketa Lahan

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Ratusan warga yang bersengketa lahan dengan PT Nafasindo berunjuk rasa ke kantor DPRK Aceh Singkil, Selasa (2/10/2018).

Aksi ini merupakan kali kedua setelah pada 4 September lalu massa juga melakukan unjuk rasa ke kantor wakil rakyat tersebut.

Warga kembali berunjuk rasa lantaran permasalahan mereka tidak juga mendapat penyelesaian dari pemerintah. "Kami menuntut hak. Tapi tidak ada niat baik dari bupati menyelesaikan masalah ini," kata Irfan Efendi koordinator pengunjuk rasa.

Mereka memperjuangkan hak warga yang kehilangan tanah selama 30 tahun dan menginginkan tanah itu dikembalikan.

Masa menuntut pengembalian  lahan ulayat, transmigrasi dan lahan kelompok tani yang diklaim dikuasai perusahaan. Kemudian meminta pemerintah melakukan ukur ulang hak guna usaha (HGU) Nafasindo.

Sementara itu Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil Yulihardin saat menerima pengunjuk rasa mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti tuntutan warga

"Dalam forum resmi, semua anggota dewan telah meminta secara langsung kepada bupati menyelesaikan sengketa lahan di Nafasindo," kata Yulihardin.

Selanjutnya Irpan menegaskan hasil rapat pada pertemuan dengan DPRK Aceh Singkil bersama Bupati Aceh Singkil disepakati dari tuntutan masyarakat melahirkan beberapa kesepakatan.

Kesepakatan tersebut yakni akan menyurati Kementerian untuk menunda perpanjangan HGU Nafasindo, menganggarkan biaya ukur ulang, dan akan diukur ulang seluruh areal HGU Nafasindo.

Live Streaming

Video