Korban Penyakit Rubella dirawat di RSUD Aceh Singkil

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Paras Perdana bocah usia 6 tahun dengan berat badan hanya 12 kg asal desa situbuh-tubuh kecamatan danau paris menderita penyakit Rubella sejak usia kelahiran baru menginjak 3 bulan.

Putra dari pasangan Efendi Berutu dan Sinot Manik saat ini tengah dirawat di RSUD Aceh Singkil guna mendapatkan penanganan yang serius lantaran korban mengalami kejang-kejang sebelumnya.

Orang tua korban membenarkan anaknya mengalami kebocoran pada jantung, mata dan telinganya sudah tidak dapat berfungsi dengan baik serta berat badannya yang hanya 12 kg membuatnya terlihat kurus untuk anak usia 6 tahun.

Pengobatan sudah sejak lama dilakukan. Mulai dirawat di RSUD Aceh Singkil sampai ke Rumah Sakit Medan. Dan hasilnya Paras mengalami dampak penyakit Rubella. "Menurut keterangan dokter spesialis anak di RS Aceh Singkil maupun di RS Medan mengatakan ini dampak penyakit Rubella,"jelasnya.

Secara terpisah, Pihak RSUD Aceh Singkil melalui dr. Deddy Eka FL,M.Ked(Ped) Spesialis anak mengatakan Measles Rubella (MR) sangat rentan terhadap ibu yang usia kehamilannya masih muda yakni dibawah 6 Minggu.

“ibu yang sedang hamil muda sangat rentan terkena virus MR, jauhi apabila ada bayi yang terkena campak karena kemungkinan terkena virus lebih cepat,” terangnya didampingi Sekretaris Dinkes Aceh Singkil Erwin Syahputra dan Kabid P2P Nruman Manik, usai membesuk Paras Perdana yang terkena dampak virus rubella.

Dr. Deka menghimbau kepada ibu yang sedang hamil muda sebaiknya diisolasi dari anak yang dicurigai terkena campak, karena rubella mirip dengan campak, dan dimohonkan untuk diisolasi selama kurang lebih 7 hari.

“Terutama pada saat hamil dibawah 16 minggu yang paling parah dibawah 8 minggu umur kehamilan. Namun jika sudah usia kehamilan tua, sudah tidak bermasalah karena janin sudah terbentuk sempurna. Jika mengenai ibu hamil muda, bisa berdampak anak lahir dengan kondisi prematur atau organ tumbuh yang tidak sempurna,” paparnya.

Lebih jelas dr. Deka mencontohkan, jika janin terkena virus rubella, proses pertumbuhan organ seperti mata, telinga, otak, hati sampai pada pembentukan jantung tidak sempurna dan mengalami kebocoran. Sedangkan untuk orang biasa yang terkena MR hanya mengalami demam biasa.

Measles Rubella merupakan penyakit lama yang sudah ada, untuk penanganannya menyita banyak waktu dan biaya yang cukup besar. Kepada masyarakat jika ada vaksin gratis dari pemerintah silahkan vaksin, jangan disia-siakan.

"dulu mau vaksin MR harganya mencapai 1 juta, kita butuh 3 kali vaksin berarti butuh biaya 3 juta. Nah sekarang gratis. Maka manfaatkan dengan baik,"pungkasnya.

Terkait dengan kondisi Paras saat ini, pihak dokter akan terus berusaha untuk menyembuhkan matanya terlebih dahulu. Baru kemudian direncanakan akan dibawa ke RS Medan untuk menambal kebocoran pada jantungnya.

Live Streaming

Video