Jembatan Handel Amblas, Truck Sarat Muatan Nyaris Terjun Ke Sungai.

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Aceh Singkil, Lantai jembatan Handel yang menghubungkan Kecamatan Gunung Meriah dengan Kecamatan Singkohor dan Kuta Baharu amblas saat sebuah truck fuso sarat muatan melintas diatasnya, truck fuso itu pun nyaris jatuh ke sungai cinendang.

Pantauan Xtrafm, roda kanan belakang truck fuso bernomor polisi BK 8436 FA dengan muatan 17, 6 ton Fiber Kelapa Sawit yang datang dari arah Singkohor menuju Rimo, Kecamatan Gunung meriah itu tersangkut pada pada lantai jembatan yang amblas sehingga menutupi jembatan, akibatnya kendaraan lain tak dapat melintas.

Kondisi itu membuat kendaraan lain kecuali sepeda motor yang datang dari dua arah tak dapat melintas. Kemacetan pun tak dihindarkan, kurang dari setengah jam kejadian, antrian kendaraan mengular, maklum akses tersebut merupakan jalur vital bagi ribuan penduduk diwilayah itu

"kejadianya baru sekitar setengah jam, lantai jembatanya amblas sehingga roda belakang trucknya terjerembab" ujar agus seorang warga dilokasi kejadian.

Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, Edi Hartono saat dikonfirmasi menyangkut terperosoknya truck tersebut mengatakan bagian jembatan yang amblas itu masih dalam proses perbaikan oleh perusahaan kelapa sawit yang sebelumnya telah diminta untuk memperbaiki jembatan tersebut oleh pemerintah daerah.

"Perusahaan HGU yang memperbaiki jembatan ini sudah kerja seminggu ini sejak diminta oleh pak Bupati, namun karena gelagar jembatan baja ini sudah tidak tahan, sehingga mereka masih menunggu material besi baja untuk pembuatan gelagarnya, mereka juga rencanyanya akan membuat rel supaya lebih tahan" Ujar Edi Hartono.

Edi Hartono tak menampik bahwa jembatan yang dibangun pada tahun 1994 itu dulunya hanya dirancang untuk warga dengan tonase mobil yang dapat melintas maksimal 12 ton, namun seiring dengan perkembangan daerah pada jalur saat ini banyak perusahaan yang berinvestasi di seberang jembatan , armada yang digunakan melebihi batas maximum.

"kami berencana membuat surat edaran atau seruan kepada perusahaan dan masyarakat untuk saling menjaga, membatasi tonase mobil yang melintas sehingga jembatan tahan lama, sambil menunggu jembatan yang baru akan dibangun pada tahun 2019 mendatang" pungkas Edi.

Facebook

Video