Sumut Jangan Caplok Pulau Milik Aceh.

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Aceh Singkil, Pemerintah Sumatra Utara (Sumut) mengklaim sebagai pemilik Pulau Panjang, Mangkir dan Pulau Lipan, klaim mereka itu sampai memasukan deretan pulau-pulau tersebut dalam Peta Alokasi Ruang RZWP-3-K.

 
Tetapi upaya pencaplokan wilayah kepulauan itu tidak seharusnya dilakukan oleh Sumuatra Utara, sebab itu sama halya mereka mengingkari kesepakatan yang pernah ada bahkan tak mengakui peta TOP TNI AD tahun 1978.
 
Fakta bahwa pulau-pulau itu milik Aceh tak akan dapat dibantah. Selain jelas tertuang dalam peta Topografi TNI AD tahun 1978, bukti kemilikan Aceh lain ada di Pulau Panjang.
 
Di Pulau yang berada diperbatasan dengan Sumut itu, sejumlah aset milik pemerintah Aceh tampak telah berdiri kokoh, diantaranya Tugu Wilayah Aceh yang dibangun tahun 2012, Pos, bangunan Musholah dan Dermaga Tambat.
 
"ini jelas menunjukan kalau pulau ini milik kita, bukan milik Sumatra Utara dan ini memiliki sejarah" Kata Sekda Aceh Singkil, Azmi yang mengunjungi Pulau-pulau tersebut bersama Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian, Asisten 1 Mohd Ichsan, Kadis Perhubungan dan Sejumlah wartawan, Kamis (16/11).
 
Pada bangunan Tugu Wilayah Aceh yang dibangun atas dasar kesepakatan antara pemerintah Aceh dan Sumatra Utara pada tanggal 31 Oktober 2002 di Jakarta itu tertulis dengan jelas titik koordinat geografis 98 derajat 10' 40.9334 BT dan 02 derajat 05' 41. 2843 LU. Nama Kecamatan Singkil Utara Kabupaten Aceh Singkil pun terukir dengan tinta emas diatas prasasti tugu.
 
"bangunan ini sebagai wujud dari salah satu kesepakatan tahun 2002 antara Aceh dengan Sumut, kesepakatan itu adalah mebuat satu pilar titik acuan di pulau panjang, antara Kabupaten Aceh Singkil dengan Kabupaten Tapanuli Tengah Sumut" ujar Asisten I, Mohd Icsan Asisten menambahkan.
 
Tak ada satupun simbol atau lambang yang menunjukan bahwa wilayah itu milik pemerintah Sumatra Utara. Selain aset pemerintah Aceh di daratan pulau hanya ada pohon kelapa dan pepohonan lainya.
 
Wajar, jika upaya pencaplokan Pulau Panjang, Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil dan Pulau Lipan oleh Sumatra Utara dengan cara memasukannya kedalam Peta Alokasi RZWP-3-K mereka itu mendapat respon dan protes keras dari Gubernur, Ketua DPRA dan masyarakat Aceh, sebab keempat pulau itu memang milik Aceh bukan Sumatra Utara.
 

Facebook

Video