Bupati Aceh Singkil Resmikan Pos Satpol PP dan WH Gunung Meriah.

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 
 Aceh Singkil, Bupati Aceh Singkil Dulmusrid meresmikan Pos Satpol PP dan Wilayahtul Hisbah (WH) Kecamatan Gunung Meriah, Selasa (7/11) di Komplek Gedung Eks Puskesmas Rimo.
 
Pos Satpol PP dan WH yang baru diresmikan itu diharapkan akan menjadi pos pengawasan pelaksanaan pengawasan syariat Islam di Kecamatan terpadat penduduk di Kabupaten Aceh Singkil tersebut. mengingatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polisi Wilayatul Hisbah (WH) untuk tidak terlibat perbuatan Maksiat. Jika sampai terlibat akan langsung di berhentikan.

Dalam kesempatan itu Dulmusrid menginginkan Satpol PP dan WH tidak hanya pandai melakukan hal seremonial belaka. Menerutnya yang terpenting adalah mampu mengaplikasi fungsi dan tugasnya falam mencegah dan menindak penyakit mastarakat yang kian marak terjadi ditengah-tengah masyarakat.

"Pemberantasan maksiat perlu dukungan seluruh masyarakat, kalau masyarakat melihat ada perbuatan maksiat. tangkap, masyarakat harus berani, kalau itu yang berbuat oknum TNI serahkan kepada Dandim, kalau anggota polisi serahkan kepada kapolres, kalau PNS serahkan kepada Saya, jangan takut. Kalau ada Satpol PP dan WH yang terlibat langsung saya pecat" ImbauBupati.

Said Jupri, Kasat Pol PP dan WH Aceh Singkil mengaku jika saat ini pihaknya masih kekurangan personil WH dan Satpol PP. Untuk WH hanya ada 30 orang sedangkan Satpol PP 50 orang. Hal itu diperparah dengan SDM yang belum memadai serta minimnya fasilitas.

"porsonil kita terbatas, kami sangat membutuhkan penambahan personil, fasilitas kendaraan juga masih jauh dari kebutuhan, SDM kita juga terbatas, kita belum memiliki penyidik sehingga sulit ketika melakukan penindakan, padahal WH kita sudah 7 tahun usianya" ujarnya.

Disisi lain Yakarim Munir salah seorang tokoh masyarakat mengatakan selama ini WH belum berjalan sebagaiamana mestinya. Sehingga banyak prilaku masyarakat yang menyimpang dan melanggar Syariat Islam tapi belum mendapat tindakan desuai Qanun Aceh tentang Syariat Islam.

"untuk itu perlu komitmen pemerintah dalam menjalankan amanah Qanun Aceh tersebut, kita lihat hari ini maksiat merajalela. Semacam rumah Bordir pun ada, saya tidak perlu menyebutkan dimana letaknya, WH jangan cilet-cilet dalam melakukan penindakan" ujarnya.

Yakarim menginginkan WH dan satpol PP didukung dengan sarana termasuk gaji yang memadai, dibekali dengan skil yang cukup sehingga mampu bekerja sesuai harapan.

"Pemerintah harus memperhatikan SDM dan memberikan hak yang cukup kepada mereka, ini ada yang sudah 7 tahun masih kontrak atau honor, bagaimana mereka mau kerja maksimal kalau kebutuhanya tidak terpenuhi" kata Yakarim.

Lounching Pos yang berfungsi sebagai tempat pengawasan Syariat Islam di Kecamatan Gunung Meriah itu sendiri dilakukan lantaran Kecamatan itu merupakan wilayah terpadat di Aceh Singkil sehingga rawan pelanggaran Syariat Islam.

Selain Gunung Meriah Pos yang sama juga akan dibuka di Kecamatan Danau Paris yang merupakan Kecamatan perbatasan dengan Sumatra Utara dan Pos di Kecamatan Singkil Utara sebagai wilayah yang memiliki banyak kunjungan wisata .
 

Facebook

Video