Satpol PP Diminta Tegas Dalam Menertibkan Ternak Berkeliaran Dijalan Raya.

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang
 

Aceh Singkil, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Singkil diminta tegas dalam menertibkan hewan ternak yang berkeliaran dijalan raya, sebab ternak yang berkeliaran tersebut menjadi penyebab kecelakaan lalulintas.

Eri Salah salah seorang pengguna jalan mengapresiasi tindakan Satpol PP yang telah melakukan penertiban pasca meninggalnya Istri Kabag Humas Setdakab Aceh Singkil akibat menabrak Sapi di jalan lintas Subulussalam-Lipat Kajang, Desa Silatong Selasa pekan lalu.

" tapi perlu juga diketahui hingga saat masih banyak ternak yang berkeliaran dijalan raya, hendaknya ini diberi sanksi tegas kepada pemiliknya, sehingga jera" ujarnya.

Sebelumnya hingga Rabu (23/8) lalu, belasan ekor ternak kerbau warga yang berkeliaran di jalan-jalan raya serta fasilitas umum telah ditangkap dan dikandangkan oleh Satpol PP dikantornya. Penindakan tersebut dilakukan berdasarkan Qanun Aceh Singkil Nomor 4 tahun 2003.

"Penangkapan kami lakukan mulai selasa malam, ada 14 ekor yang kami tangkap" Kata Afrizal, Kepala Seksi Operasional Satpol PP kepada wartawan di kantornya.

Afrizal mengaku selama ini pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin untuk menertibkan hewan ternak yang berkeliaran dijalanan sehingga membahayakan pengendara. Namun mereka terkendala dengan mininnya personil.

"kami sudah bekerja semaksimal mungkin, namun kami juga memiliki keterbatasan, sehingga terkadang ada kejadian diluar batas kemampuan kami, personil terbatas sehingga tidak semua wilayah di dapat kami tertibkan" Kata Afrizal.

Dalam pasal 4 Qanun Aceh Singkil Nomor 4 tahun 2003 diatur saksi bagi pemilik hewan yang lalai. Mereka mewajibkan membayar denda tangkap, untuk satu ekor kerbau dan sapi Rp.50.000 sedangkan kambing 20.000 perekornya. Selain itu juga dikenakan biaya pemeliharaan selama masa penahanan, untuk kerbau dan sapi Rp. 15.000 perhari dan kambing Rp. 10.000 rupiah,

Facebook

Video