Aceh Singkil Gelar Pilkada Februari 2017

Singkil-Kabupaten Aceh Singkil akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Februari 2017 mendatang, kepastian jadwal Pilkada tersebut di saampaikan oleh Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Singkil, Yarwin Adi darma, Rabu (27/05).

 

Yarwin mengatakan sesuai  dengan UU no. 8 tahun 2015 tentang perubahan  atas  UU No. 1 tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota serentak, dimana dalam UU tersebut dijelaskan bahwa Daerah yang masa jabatan Kepala daerahnya berakhir pada tahun 2017, maka pilkadanya akan di gelar pada Februari 2017, dengan demikian  maka Kabupaten Aceh Singkil dipastikan akan melaksanakan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan wakil Bupati pada Februari 2017 mendatang bersamaan dengan pemilihan gubernur Aceh dan Bupati/Walikota 19 Daerah lainya di Propinsi Aceh.

“ InsyaAllah, sesuai UU No.8 tahun 2015, maka kita akan menggelar pilkada Februari 2017, sekaligus pemilihan Gubernur dan Bupati/Walikota 20 daerah di Aceh”terang Yarwin.

Meski demikian Yarwin mengatakan sampai saat ini  KIP Aceh Singkil  belum ada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) sebagai Acuan pelaksanaan tahapan Pilkada termasuk penetapan hari dan  tanggal pemungutan suara, namun demikian Yarwin memprediksikan tahapan pelaksanaan Pilkada itu akan  dimulai pada pertengahan tahun 2016 mendatang.

“pemungutan suara pasti di gelar  Februari 2017, tapi PKPUnya belum ada, sehingga hari H –nya belum bisa kita pastikan hari dan tanggalnya, yang jelas Februari 2017” kata Yarwin.

Lebih lanjut Yarwin mengungkapkan  terdapat beberapa perubahan yang signifikan  Dalam UU. No. 8 tahun 2015 , dimana dalam undang-undang ini Pemilihan Gubernur, Bupati/Walikota dan wakilnya hanya di gelar satu putaran, hal itu sebagai mana termaktup dalam pasal 107 haruf (a) dan (b), selain itu Biaya Kampanye pasangan calon Gubernur, Bupati dan Walikota juga ditanggung oleh KPU/KIP sebagai penyelenggara Pemilu sebagai mana tertuang dalam Pasal 65 ayat 1 dan 2 dimana dam pasal 2 disebutkan kampanye yang dimaksud dalam pasal 1 huruf  c,d,e dan f difasilitasi oleh KPU Propinsi/Kabupaten Kota yang didanai APBD.

KIP Aceh Singkil sendiri kata Yarwin saat ini sedang menyusun anggaran  penyelenggaraan Pilkada yang akan diajukan kepada Pemerintah Daerah Aceh Singkil dalam waktu dekat ini, ditanya soal besaran anggaran yang akan diajukan, Yarwin memperkirakan anggkanya lebih dari 13 miliar, jumlah itu lebih besar dari  dana Pilkada 2012 lalu, sebab kata yarwin selain terdapat penambahan Pemilih dan Desa Baru di Aceh Singkil, Biaya kampanye pasangan calon  priode sebelumnya belum ditanggung oleh KIP, sementara tahun ini KIP yang menanggungnya, sehingga wajar jika angka yang di ajukan lebih besar dari tahun 2012.

“saat ini kita sedang menyusun anggaran, jumlah yang akan kita ajukan kira-kira 13 miliar, angka itu memang lebih besar dari pilkada 2012, sebab ada tambah Desa baru yang butuh penambahan penyelenggara dan logistik dan kita juga harus menaggung biaya kampanye pasangan calon Bupati dan wakil Bupati nanti” pungkas Yarwin.

Twitter

Facebook

Video