Singkil - Bupati Aceh Singkil Dulmusrid khawatir apabila dilakukan sekolah tatap muka akan memimbulkan kemunculan klaster penyebaran virus corona di lingkungan sekolah.

"Gugus Tugas Covid-19 belum memberikan rekomendasi untuk belajar tatap muka karena khawatir akan menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19," ujar Dulmusrid saat menjawab pandangan umum anggota dewan, Jum'at (25/9).

Pemkab telah perintahkan Kadisdikbud untuk bermusyawarah dengan wali murid pada masing-masing sekolah.

Hasilnya, pada umumnya wali murid  menyetujui untuk digelar belajar tatap muka. Akan tetapi Gugus Tugas setempat menolak merekomendasikan digelar tatap muka lantaran khawatir muncul klaster baru.

Namun demikian, Dulmusrid tegaskan Kadisdikbud agar benar-benar mengawasi dan mengendalikan proses belajar secara daring.

"Kepada saudara Kadisdikbud agar betul-batul mengawasi dan mengendalikan proses belajar secara daring atau online," tandas Dulmusrid.

Sebelumnya anggota DPRK dari Partai PKPI Mairaya meminta Pemkab mengkaji untuk kembali menggelar sekolah tatap muka.

Dirinya khawatir, siswa akan menjadi generasi muda yang tidak memiliki kemampuan berfikir dan semakin lama bukannya semakin pintar, akan tetapi semakin bodoh. (Hab)