Singkil - Era kebiasaan baru atau new normal membuat hampir seluruh sektor usaha harus menjalankan berbagai protokol kesehatan.
 
Hal ini dilakukan untuk mengurangi dampak penyebaran virus corona atau Covid-19 yang masih mewabah.
 
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Aceh Singkil Faisal meminta semua pelaku usaha harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dalam menjalankan usahanya.
 
"Kita sudah berulang kali menyampaikan terhadap kepala desa, pengelola pasar bahkan kepada camat, himbauan melalui radio, baliho, spanduk dan lainnya," ujarnya, Kamis (13/8).
 
Seperti halnya protokol kesehatan di pasar, Faisal menyebut implementasi dilapangan terbilang kurang maksimal.
 
"Harus ada kesadaran dari kita masing-masing, terlebih saat ini kasus positif Covid-19 melonjak di wilayah kita,"
 
Faisal juga menyebutkan, saat ini dan ke depannya pihaknya akan terus melakukan sosialisasi mengenai protokol kesehatan.
 
"Baik dari Pemerintah, Disperindagkop, TNI, Polri, Institusi, Kejaksaan dan bahkan pengusaha telah membagikan masker ke masyarakat, diperkirakan sekitar satu orang bisa dapat dua masker, tapi sebagian masyarakat masih saja ada yang tidak memakai masker," bebernya.
 
Faisal meminta pelaku usaha untuk menggunakan masker ketika sedang melakukan aktifitas usaha, sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer serta menghindari kerumunan banyak orang dan jaga jarak.
 
Tak hanya itu, kepada para pelaku usaha seperti di restoran, kafe, super market, warung, hotel, rumah makan juga ditegaskan kembali agar menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun, thermogan, dan hand sanitizer. (Hab)