Singkil - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil kembali menyetop kegiatan belajar tatap muka bagi PAUD, SD dan SMP. 
 
Pembelajaran kembali dilaksanakan dengan sistem online dalam jaringan atau daring.
 
Kegiatan belajar mengajar tatap muka sempat dilaksanakan dari tanggal 13 Juli dengan sistem separuh dari jumlah total siswa pada jenjang SMP dan SMA.
 
Namun karena diketahui semakin mengkhawatirkan penyebaran Covid-19 sehingga terpaksa kembali ditutup. Sistem pembelajaran kembali dilakukan dengan sistem online dalam jaringan atau daring.
 
"Mengingat penyebaran Covid-19 di Kabupaten Aceh Singkil sudah sangat memprihatinkan, maka pembelajaran tatap muka baik jenjang PAUD, SD dan SMP untuk sementara waktu ditiadakan," Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil Khalillullah dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/8).
 
Bagi guru, Khalil menyebut guru tetap wajib hadir ke sekolah setiap hari kerja dengan tetap mempedomani regulasi dan protokol kesehatan.
 
"Demikian pembelajaran dalam jaringan juga berlaku bagi jenjang SMA sederajat," kata Asbaruddin, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Singkil - Subulussalam saat konfirmasi.
 
Sementara khusus Pesantren atau Dayah, masih diperbolehkan belajar tatap muka dengan catatan benar-benar patuh dalam menerapkan protokol kesehatan dan memperketat kunjungan orang tua wali santri.
 
Pembelajaran dalam jaringan ini mulai diberlakukan sejak 12 Agustus sampai dengan batas waktu yang tidak diketahui.
 
Sebanyak 19 kasus positif Covid-19 tercatat di Kabupaten Aceh Singkil hingga Rabu (12/8). (Hab)