Singkil – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Singkil tidak melarang salat idul fitri baik di lapangan maupun di masjid.

Hal itu menilik berbagai pertimbangan dan dasar hukum, di antaranya fatwa MUI No 28 tahun 2020 tentang panduan kaifiat takbir dan shalat Idul Fitri saat pandemi Covid-19.

Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Singkil memutuskan hal itu bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam himbauan diantaranya, seluruh masjid tetap mengumandangkan takbir, tahmid dan tahlil pada malam takbiran, kemudian meniadakan takbir keliling.

Selanjutnya cuci tangan dengan sabun serta air mengalir, gunakan masker, pengecekan suhu tubuh, pengaturan shaf berjarak lebih kurang 1,5-2 meter.

Terakhir, kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan physical distancing dalam bersilaturahim dengan kerabat dan keluarga.

Sebagai informasi, Kabupaten Aceh Singkil saat ini masih dalam kawasan zona hijau penularan Covid-19. (Hab)