Singkil - Sebanyak 3.764 kepala keluarga di Aceh Singkil bakal menerima bantuan sosial dari Dinas Sosial. Bantuan sosial ini diperuntukkan bagi warga yang terkena dampak virus corona.

Kepala Dinas Sosial Aceh Singkil, Iskandar mengatakan, saat ini pihaknya telah menerima sebanyak 37 ton 640 kg beras, 15 ton gula pasir, 15.000 liter minyak goreng, 15.056 kaleng sarden, dan 3.764 kardus intermi dari Dinas Sosial Provinsi.

"Setiap kepala keluarga mendapat 1 kantong beras 10 kg, gula pasir 2 kg, minyak goreng 2 liter, sarden 4 kaleng dan intermi 1 kardus," katanya, Selasa (5/5).

Verifikasi data penerima terus dilakukan Dinas Sosial guna memastikan penerima tidak tumpang tindih dengan bantuan lainnya seperti PKH, BPNT, maupun BLT dari dana desa yang segera bergulir.

"Jadi data ini diburu cepat diminta oleh Provinsi, siapa duluan masuk datanya sampai dientri di server Provinsi sampai batasan lebih 5.000 penerima, setelah itu diverifikasi ulang karena datanya tertimpa dengan bantuan PKH dan BPNT, cetak verifikasi data didapatlah 3.764,"

Mengenai desa yang belum masuk datanya sebagai penerima bantuan sosial yang dari Provinsi, Iskandar mengungkapkan yang tidak dapat bantuan dari Provinsi tetap akan dapat bantuan serupa dari Kabupaten.

"Yang sisa tidak dapat bantuan dari Provinsi, itulah dianggarkan dari Kabupaten, dananya sudah ada sekitar 6 miliar disiapkan Pemda dengan bentuk bantuan yang serupa dari Provinsi,"

Untuk kriteria penerima bantuan sosial ini diantaranya bukan keluarga miskin, mereka yang terganggu mata pencahariannya karena adanya virus corona seperti tukang becak, BHL yang di PHK, buruh angkut, dan semua elemen yang terganggu perekonomiannya karena wabah virus corona.

Sementara kapan bantuan sosial ini disalurkan, Iskandar menambahkan saat ini sedang menunggu Surat Keputusan (SK) penerima bantuan dari Bupati.

"Secepatnya akan disalurkan menunggu SK Bupati, kemudian koordinasi dengan TNI, Polisi, Kejaksaan dan instansi terkait lainnya,"

Menjawab kenapa di Desa Tulaan Kecamatan Gunung Meriah, tempat tinggalnya sudah keluar data penerimanya, Iskandar menampik kalau pilih kasih.

"Begitu mendapat kabar bantuan sosial ini, perangkat desanya itu langsung bergerak cepat untuk kirim data, kebetulan saya tinggal di Tulaan, tapi saya enggak masalah," pungkas Iskandar. (Hab)