BeritaXtra, singkil, Guna mendukung target swasembada pangan Propinsi Aceh dan Nasional, Dinas pertanian Kapubaten Aceh Singkil bekerjasama dengan jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0109/Singkil telah memulai penanaman padi secara serentak di Aceh Singkil.

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Singkil H. Sabudin SP kepada wartawan Sabtu, 14/03 mengatakan saat ini pihaknya bekerjasama dengan Kodim 0109/singkil telah melakukan penanaman di 1.100 ha lebih lahan pertanian yang tersebar di beberapa kecamatan dalam kabupaten Aceh Singkil.

“ Februari kemarin kita sudah mulai melakukan penanaman serentak, hingga saat ini total lahan yang sudah tertanam mencapai 1.100, 75 ha “ uangkap Sabutin.

Sabudin menambahkan  selain lahan seluas 1.100,75 ha yang telah tertanam tersebut pihaknya manargetkan hingga akhir maret 2015 ini akan melakukan penanaman di 67 ha lahan lagi, menurutnya lahan tersebut kini sudah mulai dikerjakan oleh para kelompok tani, hanya tinggal menunggu bibit siap tanam.

Ditanya apakah masih ada lahan lain yang akan dbuka pada tahun ini ia mengatakan saat ini masih ada lahan seluas 700 ha lebih yang dapat dikelola, namun lahan tersebut masih abu-abu alias masih butuh proses yang panjang guna menyiapkan lahan tersebut.

“masih ada lahan 700 ha lebih, namun lahan tersebut masih abu-abu, lantaran masih banyak sejumlah kendala yang harus di selesaikan, namun demikian kita akan berusaha bias membuka arela tersebut pada 2015 ini, walaupun mungkin tidak seluruhnya “ terang sabudin.

Dalam kesempatan tersebut sabudin mengatakan walaupun sudah melakukan Penanaman , namun hingga saat ini belum ada bantuan Bibit untuk petani dari pusat, sehingga untuk memenuhi kebutuhan Bibit saat ini pihaknya mengandalkan Bibit dari Balai Benih yang ada di kecamatan Suro Kabupaten Aceh Singkil, sisanya sebagian di beli dari luar daerah.

“ gaung Swasembada ini cukup besar ditingkat pusat, namunsayangnya tidak dibarengi bantuan bibit untuk petani, harusnya bantuan Bibit itu kalau ada langsung disalurkan, kitakan mau Swasembada” keluhnya.

Selain itu menurut Mantan Kepala BPPKP Aceh Singkil itu saat ini yang dibutuhkan oleh petani untuk mendudkung Panen yang maksimal adalah Saluran Irigasi, sebab saat ini areal persawahan yang ada masih merupakan sawah tadah hujan sehingga sangat riskan, untuk itu Ia meminta pemereintah Propinsi membangun saluran irigasi di Aceh Singkil. (putra)