Singkil - Pemerintah Desa Gosong Telaga Barat, Kecamatan Singkil Utara, Aceh Singkil, telah menyiapkan rumah karantina bagi pendatang maupun pemudik yang baru datang dari luar daerah.

Mereka yang berkunjung maupun pulang ke wilayah Gosong Telaga Barat diwajibkan mengkarantina diri selama 14 hari di rumah atau di rumah karantina.

Tidak hanya menyediakan tempatnya, namun pemerintah desa setempat melalui Satuan Tugas Covid-19 tingkat desa juga menjamin kebutuhan hidup pendatang atau pemudik selama dalam proses karantina.

"Logistik (makanan) akan ditanggung oleh desa, kesehatan mereka juga dipantau selama dikarantina selama 14 hari,” kata Satiaman alias Virgo, Kaur Umum dan Perencanaan Desa, Selasa (21/4).

Rumah karantina tersebut merupakan bangunan tempat pengajian al-qur'an (TPA) milik desa yang dialihfungsikan sementara, mengingat saat ini kegiatan pengajian ditiadakan sementara.

Virgo mengatakan gedung itu untuk sementara digunakan sebagai tempat karantina selama masa pandemi Corona, terutama bagi pendatang atau pemudik.

Selanjutnya kriteria pendatang atau pemudik yang perlu di karantina di rumah karantina adalah mereka yang tidak memiliki rumah di desa tersebut (pendatang) atau yang pulang kampung namun enggan melakukan isolasi mandiri dirumahnya.

"Intinya rumah karantina ini untuk berjaga-jaga apabila ada pendatang atau pemudik yang baru masuk ke desa, di kasih penawaran mau tinggal disini, ditempat famili atau sewa, mudah-mudahan tidak ada warga kami yang terkena Covid ini," pungkas Virgo. (Hab)