Singkil - Mencegah merebaknya Covid-19, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bentuk tim gugus tugas percepatan pencegahan Covid-19.

Tim melibatkan unsur Forkopimda, terbagi tim pencegahan; Dinkes dan Kepolisian. Sementara tim penindakan; RSUD, Disparpora, Kejaksaan dan Satpol PP dan WH.

Kepolisian Aceh Singkil bakal terapkan deteksi dini. Deteksi dini diantaranya dilakukan terhadap keluar-masuk orang di perbatasan, pelabuhan penyeberangan, keramaian dan wisata Pulau Banyak.

Selain orang deteksi dini juga berlaku pada penimbun alat medis seperti masker dan hand sanitizer serta sembako.

"Akan disiagakan pos terpadu, melibatkan unsur Dinkes, Kepolisian dan BPBD. Pendeteksi akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD), alat pemeriksa suhu dan kendaraan khusus evakuasi," ungkap Kapolres AKBP Mike Hardy Wirapraja saat rapat pembentukan tim gugus tugas percepatan pencegahan Covid-19 di Ofroom Kantor Bupati, Kamis (19/3).

Tim gugus tugas kata Kapolres juga akan melakukan sterilisasi lingkungan, perkantoran, perumahan warga, tempat ibadah serta sarana olahraga menggunakan cairan disinfektan.

"Lakukan sterilisasi karpet, diusahakan bawa sajadah sendiri dari rumah,"

Menurut Mike, sosialisasi di masjid dan tempat perkumpulan terus dilakukan guna menghindari perkumpulan massa sementara waktu.

Wakil Bupati Aceh Singkil Sazali berharap agar tim gugus tugas dapat mulai bekerja pada hari ini dengan menggelar rapat lanjutan internal untuk mendata kebutuhan yang sifatnya urgen.

"Segera lakukan pendeteksian dan sterilisasi lingkungan, termasuk operasi pasar, alat medis dan pemeriksaan kesehatan hewan ternak," katanya.

Jika diperlukan kata Sazali lakukan penguatan mental apabila sudah ada terdeteksi penyakit sebagai penyemangat sehingga mental dan moralnya tidak jatuh.

Pemkab Aceh Singkil telah membentuk tim gugus tugas yang melibatkan unsur Forkopimda. Tim ini akan disiagakan dipintu keluar-masuk Aceh Singkil dan lokasi keramaian. (Hab)